SEORANG ANAK PENGEMUDI BENTOR MENERIMA BANTUAN PENDIDIKAN

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Abdul Wahid Waretabone anak dari seorang pengemudi bentor ( becak motor) yang berhasil di terima di jurusan ilmu international di universitas indonesia, lewat jalur SNMPTN2019 Abdul Wahid sendiri adalah siswa dari SMA Negri 2 Gorontalo.

Kabar berhasilnya di terimanya Abdul Wahid pada salah satu Universitas yang bergengsi di daerah Depok, Jawa Barat itu, membuat bangga Abdul Wahid dan Keluarga.

Namun kabar bahagia tersebut sempat terkendala di karenakan Ekonomi keluarga yang tidak mampu menyekolahkan sampai pada perguruan tinggi, dimana Abdul Wahid hanyalah anak dari pengemudi seorang Bentor ( Becak Motor ).

Kondisi keluarganya saat ini sedang sulit dimana keluarga nya harus melakukan daftar ulang, yang jaraknya hanya beberapa hari dari informasi diterimanya wahid di Universitas Indonesia.

Abdul Wahid dan Keluarga sempat bingung dan putus asa, bagaimana bisa Abdul Wahid dapat menyiapakan dana untuk pergi ke Universitas Indonesia yang berada di Depok, Jawa Barat itu.

Wahid sempat meminta bantuan pada pihak sekolah dengan mingirimkan surat email tentang kendala yang di hadapi demi menempuh pendidikan impian tersebut, dan usaha wahid membuahkan hasil hingga pihak sekolah yaitu SMAN 2 Gorontalo menyediakan tiket pesawat ke Ibu Kota Jakarta untuk mendaftar di Universitas Indonesia Jawa Barat.

Kabar Wahid dan impian nya itu didengar oleh satu teman temanya dan akhirnya cerita dan impian Abdul Wahid melanjutkan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi viral di Media Sosial, hingga berita ini di turunkan akun milik @shiningstarus telah membagikan informasi ini ke Media Sosial lainya..

Penggalangan Donasi akhirnya di lakukan oleh Ririn Afritri, founder dari komunitas Gorontalo yang hal ini menjadi dampak baik demi terwujudnya mimpi Abdul Wahid. Ririn adalah Alumni Psikologi Universitas Indonesia tahun 2009.

Donasi dan bantuan terus berdatangan , tidak hanya berupa uang, melainkan banyak hal seperti jasa menemani Wahid selama kegiatan pendaftaran kampus oleh para senior Universitas Indonesia, Dan ada pula tawaran tempat tinggal dari Asrama kampus itu sendiri.

 

Dari donasi yang telah dikumpulkan, Abdul Wahid akhirnya membuka rekening pertamanya dan uang hasil donasi itu di gunakan Abdul Wahid untuk melakukan perjalanan ke Universitas impian nya, Abdul Wahid sangat berterima kasih kepada semua pihak yang sudah banyak membantu atas penggalangan donasi ini. Abdul Wahid pun akan melakukan hal apapun selama di Jakarta termasuk giat mencari beasiswa guna untuk meringankan biaya kuliah pada kampus yang di impikannya.

144 total views, 3 views today

Share.

Leave A Reply